SOLO, iNews.id – Pemprov Jawa Tengah membuka kelas virtual untuk siswaputus sekolah akibat minimnya jumlah sekolah negeri di sejumlah daerah. Kelas virtual dibuka di tiga daerah, yakni Brebes, Boyolali, dan Solo.
Kepala Cabang Dinas Wilayah VII Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Suratno mengatakan, kelas virtual untuk mewadahi murid yang di daerahnya tidak ada sekolah SMA di zonasi.
Menurut dia, para siswa ini ditampung dalam kelas virtual agar mereka tidak putus sekolah karena tidak bisa masuk sekolah swasta.
"Murid yang orang tuanya tidak mampu berisiko tidak sekolah, makanya diwadahi dalam bentuk kelas virtual," kata Suratno, Senin (4/7/2022).
Jika sesuai zonasi, lanjutnya, daerah di Kota Solo yang tidak memiliki sekolah yakni Pasar Kliwon. Sebagai solusinya, dibuat kelas virtual yang merupakan cabang dari SMAN 2 Surakarta. Untuk kelas virtual di Pasar Kliwon ini ada satu rombongan belajar dengan 36 calon peserta didik baru.