"Ini adalah tradisi, karena di tengah pandemi Covid-19 biasanya banyak masyarakat. Malam hari ini hanya dari ASN dan para ahli waris.
Wihaji menyampaikan sebagai simbol pusaka Batang, tombak abirawa harus selalu dijaga kesakralannya dan penjamasan menjadi bagian tradisi yang harus dilestarikan. Harapannya di tahun baru Islam juga bisa saling membersihkan diri.
"Kami tidak ingin menghilangkan tradisi," ujarnya.