Pemilik Pabrik Kecap di Tegal Positif Corona, Belasan Karyawan Diisolasi

Yunibar
Camat Pangkah Bambang Sihana memberikan penjelasan kepada belasan karyawan pabrik kecap yang diisolasi di bekas bangunan puskesmas. (Foto: iNews/Yunibar)

“Namun dari hasil rapid test yang dilakukan Selasa siang tadi, sebanyak 16 sampel darah pekerja semuanya negatif,” katanya, Selasa (14/4/2020).

Meski hasil tes darah negatif, kata dia, ke-16 karyawan tetap wajib menjalani isolasi komunal selama tujuh hari. Tim medis akan memantau kondisi kesehatan mereka, apalagi saat dilakukan pengecekan tekanan darah ada 10 pekerja pabrik dinyatakan memiliki tekanan darah yang tinggi.

“Setelah menjalani isolasi selama 3-4 hari mendatang, tim medis juga akan melakukan rapid tes tahap kedua. Jika pada rapid tes kedua  para pekerja dinyatakan negatif maka mereka diperbolehkan pulang,” ujarnya.

Selama proses isolasi komunal, kata Sihuna, para pekerja mendapatkan makanan sehat dan bergizi serta bantuan uang tunai Rp50.000 per orang yang dianggarkan dari APBDes.

Karyawan pabrik kecap, Umairoh mengatakan, total pekerja pabrik 35 orang, namun 16 di antaranya merupakan warga Desa Penusupan. “Sisanya pekerja dari desa tetangga,” ucapnya.

DIa mengaku khawatir terpapar virus corona. Karena itu, dai dan pekerja lainnya mengaku secara sukarela mengikuti isolasi komunal selama satu pekan.

Sementara itu suasana pabrik kecap di Kelurahan Kagok, Kecamatan Slawi yang berbatasan dengan Desa Penusupan tampak sepi dari aktivitas. Pabrik tersebut telah berhenti beroperasi pada akhir pekan lalu. Sejumlah petugas keamanan juga tidak nampak berjaga di pos satpam.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mahasiswi Bunuh Bayi di Kamar Kos Tegal Ditangkap, Polisi Buru Sang Pacar

57 tahun lalu

Tiba di Tegal, Jenazah Korban Ke-18 Kecelakaan Bus ALS di Sumsel Disambut Isak Tangis

57 tahun lalu

Pembobol Minimarket di Pemalang Ditangkap di Tegal, Diduga Beraksi di 8 Lokasi

57 tahun lalu

Kronologi Mayat Bayi Ditemukan Membusuk dalam Lemari Kamar Kos di Tegal

57 tahun lalu

Tegal Geger! Mayat Bayi Membusuk Ditemukan dalam Lemari Kos Terbungkus Sprei

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal