Pemerintah Terapkan PPKM Darurat Jawa-Bali, Begini Saran Ekonom UNS Solo

Ary Wahyu Wibowo
Ekonom Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Lukman Hakim. Foto: Ist.

Lukman menyarankan agar bansos yang diberikan pemerintah diwujudkan dalam bentuk uang tunai. Alasannya bansos uang tunai lebih fleksibel dibelanjakan, sehingga bisa membantu ekonomi lokal yang sedang terpuruk akibat pandemi Covid-19.

“Bansos sebaiknya dalam bentuk uang, karena akan lebih fleksibel untuk membelanjakannya dan bisa beli di warung-warung tetangga, sehingga bisa membantu menumbuhkan ekonomi lokal,” ujarnya.  

Mengenai kemungkinan pertumbuhan ekonomi di kuartal III tahun 2021, ia memprediksi pertumbuhannya akan lebih melambat. Ia menyebut dampak ini adalah konsekuensi agar angka pertambahan kasus positif Covid-19 dapat ditekan.

“Menurut perkiraan saya, pada tahun ini pertumbuhan sudah bisa positif sekitar 1-2 persen. Pada pengumuman Agustus nanti saya berharap pertumbuhan ekonomi sudah bisa sekitar positif 1 persen. Kita berharap upaya pemerintah untuk PPKM agar disambut masyarakat dengan lebih antusias, sehingga tujuan untuk menekan penularan Covid-19 bisa tercapai,” tuturnya. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kelelahan Menunggu Lama, Ibu di Cilegon Pingsan saat Antre Bansos

57 tahun lalu

Jelang Lebaran, Ratusan Lansia dan Penyandang Disabilitas Kota Madiun Terima Bansos

57 tahun lalu

Gelar Buka Bersama, Dharma Wanita Persatuan Kotabaru Bagikan Bantuan Sosial

57 tahun lalu

Kecewa Tak Dapat Bansos, Warga Bacok Kepala Dusun di Lampung Selatan

57 tahun lalu

Pakai Toga, 1.000 Warga Miskin di Pemalang Diwisuda Naik Kelas dari Penerima Bansos

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal