“Dengan kemenangan itu Pati Pesantenan berkibar yang awal mulanya nama diambil dari Tepung Pati dan Santen hingga jadi Kadipaten Pati Pesantenan,” ujarnya.
Dia mengatakan, permainan tari cerita zaman dulu yang saat ini sudah mulai punah. Tetapi dalam tari kolosal pesantenan, permainan itu dimunculkan kembali agar masyarakat tidak lupa. Apalagi, kesenian saat ini sudah modern, sehingga banyak diantara mereka yang tidak mengetahui kesenian tradisional tersebut.
Selain itu, ada juga tarian yang dikhususkan untuk menunjukan potensi unggulan di Kabupaten Pati. Misalnya, tari tayub yang berasal dari kata di tata ben guyub (ditata biar guyub). Tujuannya tidak lain adalah menuju pada semboyan Pati Bumi Mina Tani.