Pembunuhan Pengacara di Cilacap, Polisi Dalami Motif Penggandaan Uang 

iNews
Kapolresta Cilacap, Kombes Pol Budi Adhi Buono saat menyampaikan keterangan terkait kasus pembunuhan pengacara di Cilacap. (Foto: iNews).

CILACAP, iNews.id - Kasus pembunuhan seorang pengacara bernama Aris Munadi di Cilacap, Jawa Tengah (Jateng), akhirnya terungkap setelah polisi menangkap dua kakak adik berinisial S dan J, warga Jeruklegi. Keduanya ditahan di Polda Jateng setelah terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap korban yang jasadnya ditemukan terkubur di kawasan hutan Desa Kubangkangkung, Kecamatan Kawunganten.  

Peristiwa ini bermula ketika korban dilaporkan hilang oleh istrinya ke Polres Banyumas. Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa sebelum menghilang korban sempat berkomunikasi dengan pelaku. Polisi kemudian menelusuri jejak tersebut hingga akhirnya salah satu pelaku mengakui perbuatannya.  

Modus yang digunakan cukup kejam. Pelaku S mengajak korban untuk melakukan ritual di pemakaman Jeruklegi. Saat korban tengah melakukan ritual, S memukul kepala korban dengan balok kayu. 

Untuk menghilangkan jejak, korban dibawa ke hutan Kawunganten dan dikubur dengan bantuan J. Polisi juga mengamankan barang-barang milik korban serta kendaraan yang belum sempat dijual oleh pelaku.  

Kapolresta Cilacap, Kombes Pol Budi Adhi Buono mengatakan, masih mendalami dugaan motif penggandaan uang selain faktor ekonomi. Korban diketahui kerap diajak pelaku melakukan ritual di tempat-tempat yang dianggap keramat. 

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pengacara Ditemukan Tewas Terkubur di Hutan Kubangkangkung Cilacap

57 tahun lalu

Biadab! Remaja di Makassar Perkosa dan Bunuh Bocah 12 Tahun usai Nonton Video Porno

57 tahun lalu

Siswi SMK di Cianjur Tewas dalam Rumah, Mulut Berbusa hingga Keluar Darah dari Kemaluan

57 tahun lalu

Terungkap Motif Pria Bunuh Selingkuhan di Kamar Hotel Makassar, Pelaku Cemburu

57 tahun lalu

Pria di Makassar Bunuh Selingkuhan di Hotel, Korban Diberi Obat Antinyeri hingga Overdosis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal