Sebelumnya, Guru Besar UGM tersebut diumumkan sebagai pasien kedua positif Covid-19 di DIY. Pasien dirujuk ke RSUP Dr Sardjito pada 15 Maret 2020 .
Selanjutnya rumah sakit mengisolasi serta pemeriksaan dengan standar Covid-19. Salah satunya dengan mengirimkan sampel swab ke Balitbangkes Kemenkes pada 16 Maret 2020.
Hasil swab oleh Litbangkes diinformasikan kepada Dinas Kesehatan DIY dan diumumkan pada 18 Maret 2020 kepada publik. Dimana hasilnya menyebutkan Guru Besar UGM tersebut positif corona.