Pelaku UMKM Desak Pemkot Salatiga Gelar OP Minyak Goreng di Setiap Kecamatan

Angga Rosa
Ilustrasi - Operasi pasar minyak goreng di Salatiga beberapa waktu lalu. Foto: dok

Dia berharap pemerintah segera mengatasi kelangkaan minyak goreng agar pelaku usaha kecil bisa tetap mencari nafkah. 

OP minyak goreng dinilai menjadi solusi cepat agar pelaku UMKM tetap bisa menjalankan usaha. Agar merata, OP diharapkan dilaksanakan di setiap kecamatan. 

"Kalau minyak goreng harganya tinggi dan susah didapat, bagaimana kami mau jualan. Saya berharap, harga minyak goreng bisa stabil Rp14.000 liter. Lebih dari itu, sudah berat untuk usaha," ujarnya.

Dia menuturkan, pedagang gorengan tidak bisa menaikkan harga jual agar penjualan tidak turun. Saat ini, dirinya menjual tahu krispi dengan harga 3 biji Rp2.000. 

"Mau saya naikkan 1 biji Rp1.000 tidak bisa. Takut pembelinya menurun. Sebab sekarang ukuran tahu kecil-kecil. Semoga kondisi lekas normal," ujarnya.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dolar AS Menguat, Binsar Minta Pemkot Medan Perkuat UMKM dan Lapangan Kerja

57 tahun lalu

Realisasikan Aspirasi Masyarakat, Yusuf Bora Fokus Pemberdayaan UMKM di Sumba Barat Daya

57 tahun lalu

Besarkan Perindo Jatim, Ahmad Zazuli Ingin Dikenang sebagai Pejuang UMKM

57 tahun lalu

Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung

57 tahun lalu

Sambut Human Origin Heritage, Wali Kota Robby Promosikan Budaya Salatiga ke Mancanegara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal