Aziz kemudian terjatuh hingga mengalami patah tulang tangan. Warga yang geram kemudian mengeroyok pelaku. Pelaku yang tidak terima kemudian pulang dan kembali dengan membawa senjata.
Sambil telanjang dada, pelaku keluar dari mobil dan menembakkan senjatanya sebanyak empat kali ke udara. Pelaku kemudian mendekati warga dan mengacung-acungkan senjatanya ke warga sambil berteriak menantang semua warga di sekitar. Warga yang ketakutan langsung kabur menyelamatkan diri.
“Saya sudah dua kali mengetahui pelaku berbuat ulah dengan tetangga sebelum peristiwa ketiga ini terjadi. Warga mengaku resah dengan ulah pelaku yang semakin tidak terkendali,” ujar Miftah, tetangga korban.
Kini rumah pelaku masih dalam pengawasan polisi guna melakukan pencarian senjata yang diduga adalah pistol softgun yang dibuang pelaku usai beraksi.