Rektor SCU, Dr Ferdinandus Hindiarto mengatakan, banyak mahasiswanya yang sembari berkuliah juga rutin aktivitas ekstra. Ini otomatis membuat waktunya studi terganggu.
“Kami tentu berikan dispensasi bagi mereka yang memang punya aktivitas lain, misalnya mengumpulkan tugas, tentunya mereka akan terlambat, tetapi tetap diterima itu dispensasinya. Karena mereka kan membawa nama kampus di berbagai ajang perlombaan,” kata Ferdi didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Dr Berta Bekti Retnawati.
Dia memang berharap mahasiswanya tidak hanya berprestasi di bidang akademik, namun juga di soft skill.
“Soft skill ini, misalnya bisa membagi waktu, melatih diri menghadapi persoalan, inilah yang SKS-nya sangat tinggi, tidak ada di mata kuliah,” ujarnya.