Karena itu, Ganjar juga harus mulai menentukan tandem atau calon pendamping sebagawai Cawapres dari sekarang untuk 'mengerek' dukungan PDIP dan parpol koalisi.
"Bisa saja PDIP mengusung pihak eksternal seperti Prabowo Subiato atau calon lainnya, tetapi sebagai partai kader dan partai pemenang pemilu saya kira PDIP akan ngotot mengusung calon dari internal,” kata Fadhli.
“Puan Maharani juga punya kans besar terpilih karena belakangan nama Puan kian berkibar dan semakin populer, sayap-sayap pendukung dan relawan juga mulai bermunculan, Barani Indonesia misalnya, itu menunjukkan persaingan di internal cukup terbuka," ujarnya.