“Ya, mereka biasa tidur di sini. Kalau yang perempuan lagi hamil delapan bulan,” ucapnya.
Kapolres Tegal, AKBP Muhammad Iqbal Simatupang mengatakan, kedua korban tewas menderita luka bacokan senjata tajam. Pelaku diduga menganiaya korban Handi Purwanto terlebih dahulu. Saat pelaku menganiaya korban Handi, istrinya melihat kejadian tersebut dan berusaha meminta tolong kepada tetangganya di belakang rumah.
“Namun pelaku langsung menganiaya istri Handi, Citrawati hingga mengalami luka parah. Korban Citrawati ini akhirnya meninggal dunia di RSUD. Korban sedang mengandung delapan bulan,” katanya.
Terkait motif pembunuhan, Kapolres mengaku masih dalam penyelidikan. Yang jelas, kasus itu bukan perampokan atau pencurian karena barang-barang berharga milik korban tidak ada yang hilang.
Sementara itu, jasad kedua korban sudah dievakuasi ke RSUD dr Soesilo Slawi untuk divisum. Lokasi pembunuhan tersebut kini masih ramai didatangi warga yang penasaran ingin melihat lebih dekat kasus itu.