Pasar di Pekalongan Ramai, Pembeli: Covid-19 Memang Bahaya, namun Kami Harus Makan

Suryono Sukarno
Pasar Wiradesa, Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng), ramai dikunjungi pembeli. (Foto: iNews/Suryono Sukarno)

"Saya terpaksa berjualan di bahu jalan pantura karena tidak mempunyai kios di dalam. Saya tahu ini bahaya , namun bagaimana lagi, saya harus cari penghasilan untuk keluarga," kata Isnawati penjual tahu, Selasa (19/5/2020).

Adanya pandemi Covid-19 tidak mempengarui ramainya Pasar Wiradesa. Ribuan warga menyerbu tempat pasar tradisional terbesar di jalan pantura Pekalongan tersebut.

"Kami harus belanja untuk kebutuhan Lebaran dan kebutuhan sehari- hari. Pandemi Covid-19 memang bahaya namun kami harus makan dan memenuhi kebutuhan seperti baju Lebaran juga kebutuhan sehari-hari,” ucap Solihah, pembeli warga Mayangan.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sadis! Ibu di Pekalongan Dianiaya Anak Kandung hingga Tewas

57 tahun lalu

May Day, Buruh Pekalongan Gelar Apel dan Doa Bersama di Monumen Juang

57 tahun lalu

3 Korban Ledakan Petasan di Pekalongan, 1 Remaja Tewas Usai Dirawat di RS

57 tahun lalu

Dramatis! Tas Pemudik Tertinggal di Bus, Polisi Kejar dan Temukan hingga Pekalongan

57 tahun lalu

17 Pemudik Telantar di Rest Area usai Paksa Turun dari Bus Mudik Gratis, Polisi Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal