“Islam merupakan rahmat bagi alam dan rahmat bagi semua umat manusia. Mari saling menjaga, agamamu-agamamu dan agamaku-agamaku seperti yang sudah dilakukan oleh para nabi, sahabatnya hingga para wali wali kita semua,” katanya.
Terkait dengan kerukunan yang sudah berjalan dengan baik agar benar benar dijaga, kata dia, karena perkembangan teknologi saat ini sangat cepat sehingga informasi dapat lebih mudah diakses baik yang positif maupun yang negatif.
“Untuk itu dalam mengantisipasi dampak negatif yang ditimbulkan, serta untuk melestarikan budaya leluhur Indonesia agar tidak punah, pencanangan Kampung Pancasila dilakukan,” ujar Pangdam.
“Jangan kita mau dijajah budaya asing, sedangkan budaya kita tergerus atau hilang dari permukaan bumi,” ujar jenderal bintang dua ini.
Pada kesempatan tersebut, Pangdam juga menyebutkan beberapa langkah Kodam IV Diponegoro dalam mendukung program pembentukan Kampung Pancasila, di mana telah disiapkan suatu aplikasi elektronik Kampung Pancasila yang didalamnya terdapat fitur fitur pengetahuan tentang nilai nilai kenegaraan dan dapat dinikmati oleh orang dewasa hingga anak anak.