Pakar Unnes Sebut Modernisasi Pertanian sebagai Penggerak Ekonomi Nasional

Ahmad Antoni
Pertanian modern merupakan salah satu prasyarat yang bermanfaat tidak saja untuk hasil pertanian yang digarap oleh para petani, namun juga sebagai salah satu penggerak ekonomi nasional. (ilustrasi/IST)

"Alasannya adalah impor alsinten dari luar negeri dapat mengurangi cadangan devisa di Indonesia. Selain itu, jika impor Alsintan terus dilakukan maka masa depan industri alsintan dari dalam negeri dapat terancam," tutupnya. 

Sebumnya, Kementerian Pertanian (Kementan)  memfokuskan pada empat aspek guna mencapai pertanian yang maju dan modern. Salah satunya, pada pengembangan dan penerapan mekanisasi serta percepatan pemanfaatan inovasi teknologi.

"Pertanian Indonesia maju, mandiri, dan modern telah memasuki era industri 4.0. Untuk itu, sektor pertanian perlu beradaptasi dengan melakukan modernisasi alsintan," ujar Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Menurutnya, Alsintan tidak hanya mampu meningkatkan produktivitas, tetapi juga menjadi ciri pertanian Indonesia yang maju, mandiri, dan modern.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PSBM XXVI Jadi Ruang Konsolidasi, Waketum Perindo Dorong Kolaborasi Ekonomi Kerakyatan

57 tahun lalu

Pesan Angela Tanoesoedibjo ke Kader Perindo Sulsel: Turun ke Masyarakat Bangun Ekonomi Bernilai Tambah

57 tahun lalu

Pemerintah Pastikan Pangan Aman, 44.000 Ton Beras Disalurkan ke Sumatera

57 tahun lalu

Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Bank Mandiri Bantu Petani Kebumen Hindari Gagal Panen

57 tahun lalu

Perum Bulog Salurkan 2.491 Ton Beras SPHP di Jatim, Tersebar di 828 Titik 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal