JAKARTA, iNews.id - Bencana longsor di Cilacap memasuki hari krusial saat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan operasi pencarian dan pertolongan dilanjutkan untuk menemukan 20 korban hilang. Dalam laporan sementara, tiga orang dinyatakan meninggal dunia.
BNPB menegaskan percepatan operasi penyelamatan menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana longsor di Cilacap.
Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan mengatakan bahwa penambahan alat berat dilakukan untuk mempercepat pengerukan material.
"Alat berat yang semulanya empat unit, kami minta tambah dua kali lipat menjadi delapan unit. Jika nanti masih kurang, akan kami tambah lagi alat beratnya," kata Budi dalam keterangannya, Sabtu (15/11/2025).
Dia menambahkan, satu ekor anjing pelacak dari unit K9 Kantor SAR Semarang juga akan dikerahkan untuk membantu mendeteksi keberadaan korban tertimbun material longsoran. Langkah ini diambil mengingat kondisi medan yang berat dan luasnya area terdampak.