SEMARANG, iNews.id - Normalisasijalur kereta api Km 32+5/7 antara Stasiun Karangjati-Stasiun Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah belum rampung imbas banjir. Dampaknya, ada 28 KA yang diberlakukan pola operasi perjalanan memutar dan 8 perjalanan dibatalkan.
“Keselamatan menjadi prioritas utama KAI sebab itu jalur yang terdampak luapan air harus ditutup untuk memastikan penanganan dapat dilakukan secara intensif,” ujar Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo, Senin (27/1/2025) pagi.
Dia menjelaskan, PT KAI Daop 4 Semarang telah mengerahkan tim tanggap darurat yang terdiri atas ratusan petugas prasarana, alat berat dan material pendukung lainnya untuk memulihkan kondisi secepat mungkin.
“Saat ini, KAI fokus mobilisasi peralatan berat seperti crane, ekskavator dan perancah besi ke lokasi. Tim tanggap darurat melakukan pekerjaan pengisian karung dengan batu kricak, kirim bantalan beton dan pekerjaan pembuatan tanggul menggunakan alat berat sebagai upaya kesiapan dalam penanganan nantinya,” katanya.
KAI menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan terdampak atas gangguan perjalanan ini. Dengan penutupan jalur tersebut, perjalanan KA yang melewati lintas Semarang-Surabaya maupun sebaliknya terganggu sehingga diberlakukan rekayasa pola operasi memutar atau melalui jalur alternatif.