“Jadi saya rasa beliau pantas jadi gubernur di Jateng untuk periode selanjutnya. Tapi balik lagi untuk masalah Luthfi-Kaesang ataupun Kaesang-Luthfi, kita lihat nanti ya,” katanya.
Diketahui, pada Pilgub Jateng 2024 ini sejumlah tokoh mulai bermunculan punya kans besar untuk maju di kontestasi November 2024 mendatang. Di antaranya muncul nama Bambang Wuryanto, Hendrar Prihadi dari PDI Perjuangan, Jaksa Utama Kejaksaan Agung Eko Suwarni, Ketua PKB Jateng Yusuf Chudlori.
Termasuk pula Ketua Partai Gerindra Jateng Sudaryono yang sempat digadang-gadang maju sebagai cagub Jateng, tapi akhirnya urung dilakukan setelah Gerindra memutuskan mengusung Irjen Ahmad Luthfi sebagai Cagub Jateng di Pilgub 2024.
Sebelumnya, Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei bursa calon nama kepala daerah di Pilkada Jateng 2024. Beberapa nama itu di antaranya Kaesang Pangarep yang merupakan putra bungsu Presiden Jokowi, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi hingga artis Raffi Ahmad.
Selain itu, kader PDIP Bambang Wuryanto (Pacul), Ketua DPD Partai Gerindra Jateng Sudaryono dan mantan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.
Pada simulasi LSI semi terbuka 21 nama, Kaesang Pangarep paling banyak dipilih 15,9 persen, Irjen Pol Ahmad Luthfi 12,9 persen, Abdul Wachid 7,8 persen, Raffi Ahmad 6,8 persen, Bambang Wuryanto (Pacul) 5,8 persen, dan Sudaryono 4,7 persen, serta Hendrar Prihadi 4,7 persen. Kemudian, belum menentukan pilihan 19,5 persen.