Niat Puasa Nisfu Syaban Digabung Ayyamul Bidh, Latin dan Artinya

Kastolani Marzuki
Ilustrasi niat puasa Nisfu Syaban sekaligus Ayyamul Bidh. (Foto: Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Niat Puasa Nisfu Syaban digabung Ayyamul Bidh untuk diamalkan umat Islam. Kalangan ulama sepakat boleh menggabungkan niat puasa sunnah dan mendapat dua pahala.

Berdasarkan kalender Hijriah Indonesia yang disusun Kemenag, malam Nisfu Syaban 2026 atau 1447 H jatuh pada Senin, 2 Februari 2026. Sedangkan puasa Nisfu Syaban atau tanggal 15 Bulan Syaban jatuh pada tanggal 3 Februari 2026.

Dalam buku Malam Nisfu Sya'ban karya Hanif Luthfi, Nisfu Syaban berasal dari dua kata yakni nisfu yang artinya setengah dan syaban artinya Bulan Syaban. Adapun malam Nisfu Syaban artinya malam dari setengahnya Bulan Syaban. Merujuk kalender Qomariyah, malam Nisfu Syaban jatuh pada tanggal 14 Syaban. 

Karena istimewanya malam Nisfu Syaban, sejumlah ulama pun merekomendasikan umat Islam untuk menghidupkan malam tersebut dengan mengerjakan amalan-amalan saleh, seperti membaca Surat Yasin, shalat sunnah mutlak atau shalat tasbih maupun sholat taubat, berdzikir, membaca doa, dan puasa nisfu Syaban pada keesokan harinya.  

Puasa Ayyamul Bidh hari ketiga di Bulan Syaban ini jatuh bertepatan dengan Puasa Nisfu Syaban yakni tanggal 15 Syaban bertrepatan hari Selasa, 3 Februari 2026. Puasa sunnah ini dianjurkan oleh Nabi SAW untuk diamalkan umatnya karena banyak keutamaan di dalamnya. 

Ustaz Hanif Luthfi Lc dalam bukunya berjudul "Amalan Ibadah Bulan Dzulhijjah terbitan Rumah Fiqih Publishing menjelaskan, puasa sunnah bisa digabung bersamaan dengan puasa sunnah lainnya ketika bersamaan dalam satu hari. Sebagaimana puasa 9 hari pertama bulan Dzulhijjah bisa diniatkan bersama dengan puasa Dawud atau puasa Senin-Kamis.

Niat Puasa Nisfu Syaban Digabung Ayyamul Bidh

Arab: نويت صوم غد ايام البيض وَعَنْ صَوْمَ شهر شعبان سنة لله تعالى

Latin: Nawaitu Shauma Ghadin Ayyaamul Bidh wa 'an shauma syahri sya'ban sunnatan Lillaahi Ta'ala.

Artinya : Saya niat berpuasa besok pada hari-hari putih (Ayyamul Bidh) dan puasa Bulan Syaban sunnah karena Allah Ta'ala.

Dalil Puasa Ayyamul Bidh dan Nisfu Syaban

Dalil disunnahkannya puasa Ayyamul Bidh ini tertuang dalam hadits Nabi SAW yang diriwayatkan Imam At Tirmidzi dan Imam Nasai, bahwa Rasulullah SAW telah bersabda:

يَا أَبَا ذَرٍّ إِذَا صُمْتَ مِنَ الشَّهْرِ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ فَصُمْ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ

“Hai Abu Dzar, “Jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriyah).” (HR Tirmidzi dan an Nasai).

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Apa Itu Malam Nisfu Syaban? Ini Arti dan Keutamaannya Menurut Ulama

57 tahun lalu

Niat Sholat Nisfu Syaban Lengkap dengan Tata Cara, Bacaan dan Doanya

57 tahun lalu

Bacaan Takbir 7x Sholat Idul Adha, Lengkap Teks Arab dan Artinya

57 tahun lalu

Bacaan Niat Mandi Hari Raya Idul Adha, Arab dan Artinya Lengkap Tata Caranya

57 tahun lalu

7 Amalan Sunnah Sebelum Shalat Idul Adha dan Sesudahnya bagi Umat Islam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal