KARANGANYAR, iNews.id - Wacana new normal atau normal baru di sekolah yang digembar-gemborkan menyisakan kekhawatiran baru di kalangan guru di Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng). Mereka menilai, sulit mengawasi siswa untuk mematuhi protokol kesehatan di sekolah.
Meski demikian, sekolah-sekolah di Karanganyar mulai mempersiapkan beberapa aturan untuk mengantisipasi kebijakan pemerintah pusat. Itu jika nanti Kementerian Pendidikan bersikeras menerapkan kebijakan masuk sekolah di normal baru.
Aturan tersebut nantinya harus dipatuhi siswa dan staf sekolah untuk meminimalisir potensi persebaran Covid-19. Di Karanganyar, sejumlah pimpinan sekolah menyiapkan aturan new normal meski belum ada keputusan pemerintah.
Kepala Sekolah SMPN 2 Karanganyar, Sumarni, mengatakan belum ada keputusan final terkait metode belajar di sekolah untuk kenormalan baru. Namun pihaknya sudah menyiapkan strategi.
Di antaranya mewajibkan siswa memakai masker di lingkungan sekolah dan pengawasan kantin sekolah. Selain itu, ada gambaran untuk jumlah siswa per kelas maksimal 20 orang. Jika siswa SMPN 2 Karanganyar wajib masuk di era new normal, protokol kesehatan mutlak dipatuhi.