Namanya Dicatut Oknum untuk PPDB, Gus Yasin: Saya Tak Pernah Menyuruh

Nani Suherni
Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin Maimoen (Foto: Dok Humas Pemprov Jateng)

SEMARANG, iNews.id - Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin Maimoen mengaku mendapat laporan namanya dicatut orang tua wali untuk pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Pria yang akrab disapa Gus Yasin itu pun memastikan tidak pernah memberikan rekomendasi apapun kepada wali murid.

Gus Yasin menuturkan, pencatutan namanya diketahui terjadi di SMA Negeri 1 Kudus. Mengetahui Namanya dimanfaatkan untuk perbuatan yang tidak benar, Gus Yasin melakukan klarifikasi. Dia memastikan tidak pernah berkomunikasi dengan siapapun baik itu kepala sekolah, panitia PPDB atau pun kepala dinas untuk menerima siswa titipan.

"Saya katakan bahwa di sini saya tidak pernah bertelepon atau menyuruh seseorang untuk memberikan masukan kepada kepala sekolah atau panitia, atau kepala dinas sendiri pun, saya tidak pernah mengonfirmasi itu," katanya dikutip dari website resmi Pemprov Jateng, Jumat (26/6/2020).

Dia pun meminta masyarakat terbuka dan jujur dalam proses pelaksanaan PPDB. Apabila ada keluhan dan kendala, cukup disampaikan ke dinas terkait.

"Itu (PPDB) juga sudah ada aturannya. Berapa persen dari zonasinya, berapa persen dari masyarakat yang tidak mampu, berapa persen dari orang-orang yang berprestasi. Maka kita taati saja, ikuti saja jalurnya, pendaftaran sudah jelas," katanya.

Gus Yasin pun meminta pada kepala sekolah dan panitia PPDB untuk tidak menghiraukan jika ada yang mencatut namanya. Selain itu dia juga berpesan pada orang tua siswa untuk mengajarkan kejujuran pada anaknya terkait dengan proses PPDB ini.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Kudus, Shodiqun mengatakan sempat ditelepon seseorang yang mengaku sebagai utusan wagub Jateng untuk memasukkan seorang siswa di sekolah itu. Meski begitu, Shodiqun tak lantas percaya. Dia menjawab pelaksanaan PPDB sudah dilakukan secara online dengan menggunakan sistem yang sesuai aturan.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

5 Tempat Wisata di Karanganyar yang Lagi Hits dan Wajib Dikunjungi

57 tahun lalu

Petisi Tolak 6 Hari Sekolah Tembus 25.000 Tanda Tangan, Gus Yasin Siap Kaji Ulang

57 tahun lalu

Tanah Bergerak di Jateng, Puluhan Rumah Warga di Banyumas dan Purbalingga Rusak

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif ke Gombong dengan Jalan Mulus, Nyaman dan Lebih Lengang

57 tahun lalu

3 Tempat Wisata di Sukoharjo yang Bikin Terpesona, Cocok Buat Hunting Foto

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal