Musim Kemarau, 105 Desa di Cilacap Terancam Krisis Air Bersih

Heri Susanto
Warga Desa Metenggeng, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap mengantre mendapatkan pasokan air bersih dari BPBD. (Heri Susanto)

Bantuan air bersih ini hanya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti memasak dan minum. Tak jarang warga harus membeli air bersih kepada pedagang air keliling demi memenuhi kebutuhan.

“Sebanyak 10.000 liter air bersih dari BPBD habis dibagikan kepada warga dalam waktu sekejap. Setiap warga dapat membawa pulang tiga hingga lima ember air bersih untuk dikonsumsi,” kata Jasok, kepala dusun, Senin (12/6).

Sementara warga berharap pemerintah terus memberikan bantuan agar mereka tak kesulitan air bersih.

Berdasarkan data dari BPBD Cilacap sebanyak 105 desa yang tersebar di 20 kecamatan terancam krisis air bersih akibat musim kemarau.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Aceh hingga Papua Selatan Masuki Kemarau, BMKG Peringatkan Lebih Kering dan Panjang!

57 tahun lalu

Gelombang Tsunami Terjang Sulut Dampak Gempa Besar, Ketinggian Bervariasi

57 tahun lalu

Waspada Dampak Gempa Besar Filipina, Sirene Peringatan Tsunami Berbunyi di Gorontalo Utara

57 tahun lalu

Tangkap Komplotan Curanmor, Polisi Dobrak Pintu dan Pecahkan Kaca Jendela Hotel di Cilacap

57 tahun lalu

Hiu Tutul Sepanjang 6,5 Meter Mati Terdampar di Pantai Kenari Cilacap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal