"Sebenarnya kalau di wilayah ZEE (Zona Ekonomi Eksklusif), saat sekarang sudah mulai muncul ikan tuna dan cakalang," kata Untung.
Ia mengatakan, ikan tuna dan cakalang hasil tangkapan nelayan diturunkan di TPI Pelabuhan Perikanan Samudra Cilacap (PPSC) yang dikhususkan untuk ikan-ikan bernilai ekonomi tinggi dan berkualitas ekspor. Akan tetapi, ikan cakalang dan tuna hasil tangkapan nelayan ketika sampai di TPI PPSC tidak dilelang, melainkan hanya ditimbang dan selanjutnya dibawa ke perusahaan eksportir.
"Kalau dilelang kan ikannya digelar. Khawatirnya kalau digelar di TPI, suhu ikan cakalang dan tuna yang baru dikeluarkan dari freezer yang ada di kapal akan menurun, sehingga ikannya tidak lagi segar," katanya.
Kondisi cuaca pada puncak musim angin timuran yang merupakan musim panen ikan bagi nelayan Cilacap tetap bersahabat. Dengan demikian, akan berdampak terhadap peningkatan produksi perikanan di Cilacap pada tahun 2022.
Ia mengakui, berdasarkan hasil evaluasi terhadap nilai transaksi pelelangan ikan dari delapan TPI pada periode Januari-Mei 2022, terjadi penurunan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021.