“Dia domisili di Karanganyar. Ketahuan positif karena timbul gejala lalu uji swab di rumah sakit (RS) dan hasilnya positif. Dari Karanganyar menotifikasi kami, lalu tracing rekan kerja yang seruangan itu,” katanya.
Setelah dilakukan tracing kontak, lima rekan kerja dari pegawai tersebut diketahui tertular virus SARS-CoV-2. Sehingga dalam satu kantor terdapat enam pegawai yang positif Covid-19.
Dua pegawai Inspektorat yang berdomisili di Solo menambah jumlah kasus konfirmasi Covid-19 pada Sabtu. Selain itu, pihaknya juga menyebut tambahan sembilan kasus baru lagi.
Perinciannya, seorang dari hasil kontak tracing di Dinas Pendidikan (Disdik), enam rantai dari tracing kasus pada masyarakat umum sebelumnya, dan dua pasien suspek yang naik kelas. Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo yang juga Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Siti Wahyuningsih, mengatakan enam rantai itu berasal dari tiga kasus berbeda.
“Mojosongo ada dua kasus berbeda, rantainya masing-masing ada dua dan tiga. Lalu, satu lagi tracing dari kasus di Sumber. Untuk suspek naik kelas dari Banyuanyar dan Mangkubumen. Kemudian domisili dari kasus pegawai Pemkot, ada yang Sudiroprajan dan Banyuanyar dua orang,” kata Ning, sapaan akrabnya.
Artikel ini telah tayang di Solopos.com dengan judul "Update! Kasus Covid-19 Solo Tembus 308, Muncul Klaster Baru Dari Inspektorat"