Selama menjadi PT, Sanjoto yang kala itu berpangkat Letnan Muda bertugas sebagai pasukan Pengamanan Rute Gerilya Panglima Besar Jenderal Soedirman untuk wilayah Surakarta yang meliputi juga wilayah Karanganyar, Sukoharjo, Wonogiri hingga perbatasan dengan Jawa Timur.
Usai Perang Kemerdekaan, Sanjoto pernah mengalami penurunan pangkat dari Letnan Muda menjadi Sersan Dua pada saat Rekonstruksi dan Rasionalisasi (Rera) organisasi TNI.
Sementara, kunjungan silaturahmi Danyonif Raiders 400/BR ini merupakan yang kedua setelah yang pertama dilakukan Mayjen TNI Widi Prasetijono saat masih menjabat Kasdam IV Diponegoro berpangkat Brigjen TNI.
“Saya datang bersama para perwira staf untuk silaturahmi dengan beliau yang pernah bertugas melayani bapak alm Ahmad Yani selaku pendiri Banteng Raiders. Bahkan beliau juga menjadi saksi ketika bertugas menumpas DI/TII di wilayah Tegal atau Slawi,” kata Zainollah, Senin (14/8)
Banyak kisah yang digali dari perjumpaan silaturahmi ini. Sanjoto bahkan menceritakan karakter Ahmad Yani yang supel, ramah namun tegas. “Beliau itu sangat tegas dan memiliki semangat pantang menyerah bila melakukan tugas negara. Tidak ada kata menyerah bagi beliau,” kata perwirah menengah berdarah Kopassus ini.