“Kami dahulukan semuanya untuk kepentingan rakyat, monumen, masjid yang nilainya besar, nanti juga jadi kebanggaan kita semua. Jadi, hal-hal yang bersifat publik, kepentingan rakyat itu yang kita nomor satukan, kita dahulukan. Kalau sudah semuanya nanti diukur sejahtera, PDRB kita juga kita perkuat,” katanya.
Selain itu, Bupati menganggap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Karanganyar sebesar 5,9 persen hingga menjadi angka tertinggi ketiga di Provinsi Jateng, menjadi bukti kinerjanya selama ini.
“Pertumbuhan ekonomi kita sudah hampir 6 persen, 5,98, ketiga tertinggi di Jateng. Nah dan sekali lagi, tahun depan kita fokus kepada penguatan institusi keluarga dan menekan sekecil mungkin angka kemiskin dan menyiapkan SDM ke depan,” katanya.
Juliyatmono juga beralasan penggunaan kendaraan model jeep sangat dibutuhkannya untuk mengatasi medan di sebagian besar wilayah Kabupaten Karanganyar yang bergunung-gunung. “Kalau tikungan di daerah Ngargoyoso, di daerah kerjo, terlalu tajam, ini bahaya, ngelepeh,” kata Juliyatmono.
Saat ini, Bupati masih menggunakan mobil dinas Toyota Fortuner warna putih. Mobil ini dibeli sejak tahun 2015 dengan kisaran harga Rp500 juta. Selain itu, bupati juga masih memiliki satu lagi mobil dinas merek Toyota Camry peninggalan bupati periode sebelumnya.