Misteri Kutukan Perebutan Kekuasaan di Mataram Kuno Hancur Dihantam Letusan Dahsyat Merapi

Avirista Midaada
Gunung Merapi saat erupsi. (Antara)

MALANG, iNews.id - Kerajaan Mataram Kuno konon hancur pasca bencana alam erupsi Gunung Merapi. Erupsi Merapi menyebabkan ibu kota kerajaan terpaksa dipindahkan oleh Mpu Sindok pada 928 M. 

Saat letusan Gunung Merapi terjadi, Raja Dyah Wawa tengah memerintah. Sayang kebesaran Kerajaan Mataram tak mampu melawan kehendak Tuhan melalui letusan maha dahsyat Gunung Merapi

Bahkan karena dahsyatnya letusan membuat Candi Bhumisambhara atau Candi Borobudur yang dibangun Samaratungga terkubur lahar dingin. 

Dikutip dari buku "13 Raja Paling Berpengaruh Sepanjang Sejarah Kerajaan di Tanah Jawa" tulisan Sri Wintala Achmad, Van Bammelen sampai mencetuskan teori letusan Gunung Merapi membuat puncaknya hancur. Lapisan tanahnya konon bergeser ke barat daya hingga membentuk Gunung Gendol dan lempengan Pegunungan Menoreh. 

Dari  sana lah akhirnya Mpu Sindok melakukan langkah cepat dengan memindahkan pusat pemerintahan dari Mataram dari Jawa Tengah ke Tamwlang, Jawa Timur. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas 2 Kilometer, Status Siaga

57 tahun lalu

Gunung Merapi Erupsi Sore Ini, Luncurkan Awan Panas Guguran ke Kali Sat

57 tahun lalu

Momen Sakral Puncak Waisak, Ribuan Lampion Diterbangkan di Candi Borobudur

57 tahun lalu

Khidmat, Ribuan Umat Buddha Ikuti Detik-Detik Waisak di Candi Borobudur

57 tahun lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas 2 Km ke Arah Barat Daya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal