Minta Maaf, Undip-RSUP Kariadi Akui Bullying Kasus Kematian dr Aulia Risma

Kristadi
Eka Setiawan
Fakultas Kedokteran Undip Semarang akhirnya mengakui terjadi bullying dalam kasus kematian dokter PPDS Anestesi Undip dr Aulia Risma. (Foto: MPI)

Dia mengakui iuran terbesar ada di prodi anestesi. Di prodi lain, ada iuran seperti itu namun tidak sebesar di anestesi. Dia menjelaskan, apa pun alasannya iuran itu, pungutan seperti itu tidak bisa dibenarkan.

“Saya sampaikan, di balik rasionalisasi apapun orang luar melihatnya kurang tepat. Jadi perundungan tidak selalu penyiksaan, tetapi by operationalnya ya, konsekuensi dari pekerjaan mereka,” tandas Yan Wisnu.  

Hal sama juga dikatakan Direktur Layanan Operasional RSUP dokter Kariadi, Mahabara. Dia mengakui adanya peristiwa bullying terhadap almarhumah dr Aulia Risma. 

Kedua pihak pun meminta maaf dan berkomitmen akan melakukan pembenahan sistem pendidikan di internal masing-masing. Undip dan RSUP Kariadi juga mempercayakan hasil penyelidikan kepada Polda Jawa Tengah.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Undip Tangkap Peserta UTBK Kedokteran, Tanam Alat Bantu Dengar di Telinga

57 tahun lalu

Viral Pelajar SMP di Blora jadi Korban Bullying, Polisi Amankan Belasan Siswa

57 tahun lalu

Sakit Hati Sering Di-bully, Santri di Aceh Besar Nekat Bakar Pesantren

57 tahun lalu

Polisi Ungkap Detik-Detik Mahasiswa Unud Lompat dari Lantai 4 Gedung FISIP

57 tahun lalu

Rektor Unud Ungkap Sosok Timothy Anugerah yang Tewas Diduga Korban Bullying

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal