Mentan Syahrul Yasin Limpo Dorong Pengembangan Agrowisata Buah di Berbagai Daerah

Antara
Mentan Syahrul Yasin Limpo saat meninjau kawasan Agrowisata Kebun Kelengkeng Borobudur di Kabupaten Magelang. (Antara)

Ia menyebutkan peluang usaha budidaya kelengkeng sangat menjanjikan, karena kebutuhan nasional menurut data mencapai 80 ribu ton hingga 90 ribu ton setiap tahun sebagian didatangkan dari luar.

"Bertani saat ini tidak kotor dan tidak susah apabila mau terus berinovasi. Kami di sini memiliki petani binaan Kabupaten Magelang yang memang men-support kebutuhan di sini. Di kebun kelengkeng ini menghasilkan 12 sampai 15 ton, untuk memenuhi kekurangan dari permintaan kami ambil dari petani-petani binaan," ujarnya.

Direktur Jenderal Hortikultura, Kementan Prihasto Setyanto mengatakan pengelolaan kebun kelengkeng ini merupakan model pengembangan budi daya kelengkeng berbasis kawasan yang memberikan keuntungan baik pada pengelolaan maupun kesejahteraan masyarakat sekitar.

Prihasto mengatakan pertumbuhan positif sektor pertanian dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah komoditas hortikultura yang mengalami pertumbuhan sebesar 7,85 persen. Hal ini terjadi karena adanya kenaikan permintaan buah dan sayur selama pandemi Covid-19.

Jawa Tengah merupakan sentra kelengkeng terbesar, dengan 167 ribu pohon dengan jenis kelengkeng batu, selarong, pingpong, diamond river, itoh, mutiara poncokusumo, dan kateki.

Lokasi sentra tersebar kelengkeng di Jawa Tengah, yakni Kabupaten Semarang, Blora, Karanganyar, Klaten, Jepara, Temanggung, Wonogiri, Magelang, dan Sragen.  

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemkab Kotabaru Gelar Festival B2SA, Kenalkan Aneka Bahan Pangan Lokal

57 tahun lalu

Momen Sakral Puncak Waisak, Ribuan Lampion Diterbangkan di Candi Borobudur

57 tahun lalu

Khidmat, Ribuan Umat Buddha Ikuti Detik-Detik Waisak di Candi Borobudur

57 tahun lalu

Kecelakaan 2 Truk Adu Banteng di Magelang, Sopir Terjepit Kabin 

57 tahun lalu

Sosok Sertu Muhammad Nur, Prajurit TNI Gugur Diserang Israel di Lebanon, Tinggalkan Bayi 7 Bulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal