Melihat kejadian tersebut tetangga korban langsung menghubungi polisi. Pelaku saat itu masih bersembunyi di dalam gudang yang dipakai untuk dapur dan diduga meminum racun.
“Warga awalnya mengira ada perampokan dan mengepung rumah itu. Sekitar jam 1 dini hari, pelaku mau kabur, tapi melihat banyak warga dia masuk lagi,” kata Penjabat Kepala Desa Panggel Dlangu, Hazim Mustabsari.
Dia mengungkapkan, akibat kejadian tersebut, korban meninggal di lokasi kejadian lantaran mengalami luka parah bekas sabetan senjata tajam di kepalanya.
Sedangkan korban lain mengalami luka pada bagian tangan, kaki dan bahu. "Jadi korban penganiayaan ada empatorang. Semua korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit dr Tjitro Wardojo Purworejo, termasuk pelaku," katanya.
Hingga kini polisi masih mendalami motif apa yang menyebabkan pelaku tega melakukan tindakan itu. Untuk penyelidikan lebih lanjut, pelaku masih dirawat dan dijaga ketat oleh anggota Polres Purworejo.