Mengintip Usaha Perajin Tahu Tempe di Salatiga Bertahan di Tengah Keterpurukan

Angga Rosa
Sejumlah pekerja saat memproduksi tahu tempe di pabrik tahu Kalibodri, Kalioso, Kutowinangun Kidul, Salatiga, Rabu (9/11/2022). Foto/IST

Menurutnya, konsumen penjualan online rata-rata dari kalangan pelaku usaha kuliner. Mayoritas yang memesan online adalah para pengusaha di bidang kuliner. Mereka memesan beberapa hari sebelumnya sehingga secara ongkos produksi akan lebih hemat.

“Konsumen online rata-rata sehari sebelumnya sudah pesan dan kami layani dengan baik," katanya.

Dia memilih berjualan secara online dan offline untuk meningkatkan omzet agar biaya produksi bisa tertutup. Selain itu, dirinya juga terpaksa menaikkan harga jual tahu dari Rp500 menjadi Rp800 per potong. "Sekarang harga kedelai sudan mencapai Rp14.000 per kilogram. "Itu belum lainnya. Agar dapat untuk, harus pintar mencari peluang untuk meningkatkan omzet," ujarnya.

Adit berharap pemerintah bisa menurunkan harga kedelai agar usaha tahu tempe tidak bangkrut. "Tidak ada subsidi kedelai tidak menjadi masalah asalkan harga kedelai bisa kembali diangka maksimal Rp12.500 per kilogram," katanya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
10 hari lalu

Kecelakaan di Tol Bawen–Salatiga, Innova Ringsek Hantam Belakang Truk

15 hari lalu

Tawuran Maut Antargeng di Salatiga Gunakan Air Keras dan Sajam, 1 Orang Tewas 3 Luka

22 hari lalu

Kecelakaan di Salatiga, Mahasiswi Berboncengan Motor Ditabrak Truk Tronton

1 bulan lalu

Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe di Tangerang Terpaksa Perkecil Ukuran Produk

2 bulan lalu

Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal