Mengenang Rumah Budaya Kratonan, Ada Ruang Sejarah Revolusi Kota Solo

Ary Wahyu Wibowo
Gibran Rakabuming Raka mendapat penjelasan dari pemilik galeri Krisnina Maharani Akbar Tandjung di Rumah Budaya Kratonan, Minggu (29/11/2020). (Sindonews, Ary Wahyu Wibowo)

Nina mengungkapkan, Rumah Budaya Kratonan dulunya merupakan milik orangtua dari Mulyadi Joyo Martono dan sudah ada sekitar tahun 1.900. Mulyadi Joyo Martono adalah Menteri Sosial pertama pada kabinet Soekarno yang pertama. Semestinya rumah ini termasuk cagar budaya. Kondisinya terhitung masih asli, termasuk lantainya. Saat dirinya membeli sekitar 5-6 tahun lalu, kondisinya sudah rusak.

Lebih jauh Nina mengungkapkan, dirinya ingin generasi muda mengerti dan memahami sejarah. Sebab generasi muda nantinya akan menjadi pemimpin di masa mendatang.

“Saya berharap jika Mas Gibran memimpin, Solo agar lebih kelihatan kekuatan budayanya. Sementara itu, Gibran Rakabuming Raka memuji isi dari Rumah Budaya Kratonan. “Luar biasa sekali, baru pertama kali ke sini. Kita bisa tahu sejarah negara kita, kota kita,” kata Gibran. Dia juga memuji dedikasi Nina Akbar Tandjung untuk sejarah Kota Solo.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cerita Jokowi Sering Yoga Biar Badan Segar usai Joging di Stadion Manahan

57 tahun lalu

Mahasiswi di Solo Laporkan ke Polisi Dugaan Perampasan Motor oleh Oknum Debt Collector

57 tahun lalu

Momen Wapres Gibran Tinjau Langsung Keberangkatan Jemaah Haji di Bandara Juanda

57 tahun lalu

Penampakan 2 Pembunuh Nus Kei Jadi Tersangka, Dijebloskan ke Rutan Polda Maluku

57 tahun lalu

Wapres Gibran Kunjungi Papua, Tinjau Infrastruktur di Nabire hingga Timika

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal