Masyarakat secara jujur mengaku pernah kontak dengan penderita. Ada 17 orang yang pernah kontak dan disertai dengan gejala, kemudian sebanyak 35 ODP dan pernah kontak dengan positif covid-19 dengan gekala sakit.
"Jadi semua data itu memang harus ada kejujuran. Ada faktor jujur ada faktor taat komitmen, itu semakin cepat membatasi penyebaran covid-19 yang ada di desa," ucapnya.
Desa Panggungharjo memang patut ditiru. Berdasarkan penelusuran iNews.id, desa ini termasuk wilayah yang sudah sangat akrab dengan teknologi informasi. Gambaran sederhananya, desa ini telah memiliki laman tentang desa mereka di alamat www.desapanggungharjo.com.
Mengacu laman tersebut, desa ini dibentuk berdasarkan maklumat nomor 7, 14, 15, 16, 17 dan 18 monarki Yogyakarta 1946 yang mengatur tentang tata kalurahan di kala itu. Dari maklumat tersebut, kemudian ditetapkan tanggal hari jadi Desa Panggungharjo yang jatuh pada 24 Desember 1946.
Merespons penyebaran Covid-19, Desa Panggungharjo juga membuat langkah-langkah tanggap darurat, baik secaa fisik maupun teknologi informasi. Secara fisik, antara lain dilakukan pendataan dan sosialisasi kepada masyarakat.