Melaut saat Cuaca Buruk, Nelayan asal Semarang Tewas Tersambar Petir

Antara
Tim SAR saat mengevakuasi jenazah Abdul Rohim, nelayan yang tewas tersambar petir saat melaut (Foto/Dok Humas SAR)

SEMARANG iNews.id - Nelayan asal Tambakmulyo, Kota Semarang bernama Abdul Rohim (26) ditemukan tewas di laut. Abdul diduga tewas karena tersambar petir saat melaut di perairan Tambak Lorok.

Kepala Badan SAR Nasonal (Basarnas) Semarang Aris Sofingi mengatakan, korban berangkat melaut pada Minggu (08/12/2019) bersama tiga nelayan lainnya. Mereka melaut dengan menggunakan perahu yang berbeda.

Aris menambahkan, saat para nelayan melaut, cuaca buruk terjadi di sekitar perairan.

"Saat itu, kondisinya hujan disertai petir," kata Aris kepada wartawan.

Aris melanjutkan, dari kesaksian nelayan lainnya, perahu Abdul saat itu melaju paling depan saat berangkat. Tiba-tiba, ketika berbalik arah untuk pulang, perahu itu dalam keadaan kosong tanpa penumpang.

"Korban kemungkinan tersambar petir sehingga jatuh ke laut," tuturnya.

Lebih lanjut Aris mengatakan, begitu mendapatkan laporan kehilangan, pihaknya langsung meluncur ke lokasi dengan menggunakan Kapal Sadewa. Tim Basarnas melakukan penyisiran dan pencarian hingga Senin pagi (09/12/2019). Beruntung, jenazah Abdul ditemukan.

"Setelah melakukan penyisiran, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sekitar tempat kejadian," tutupnya.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi 2 Warga Pemalang Tersambar Petir saat Tahlilan di Kuburan, 1 Tewas 1 Kritis

57 tahun lalu

2 Warga Pemalang Tersambar Petir usai Tahlilan di Kuburan, 1 Orang Tewas

57 tahun lalu

Kecelakaan Beruntun di Turunan Exit Tol Bawen, Truk Tronton Rem Blong Tabrak 3 Kendaraan

57 tahun lalu

Kebakaran Gedung Metro Sport Center Semarang, Pengunjung Panik Terjebak di Balkon Lantai 2 

57 tahun lalu

Lansia di Grobogan Tersambar Petir di Sawah, Langsung Tewas Seketika

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal