Dia juga mengingatkan seluruh personel agar mampu mengendalikan emosi, terutama saat menghadapi potensi provokasi di lapangan. Penindakan hukum tetap dilakukan, namun harus sesuai prosedur.
“Jika ada provokasi, cukup diamankan sesuai aturan. Tidak boleh ada tindakan di luar prosedur. Kendalikan diri dan jaga sikap, karena yang kita bawa adalah nama baik institusi,” katanya.
Sebagai langkah pengawasan internal, Kapolda memerintahkan Propam melakukan pengecekan ketat terhadap seluruh personel. Hal ini untuk memastikan tidak ada anggota yang membawa senjata api maupun benda berbahaya saat bertugas.
Para perwira pengendali juga diminta aktif mengawasi dan mengarahkan anggotanya agar tetap profesional dan bekerja sesuai kewenangan.
Kapolda turut mengapresiasi kesiapan seluruh personel yang telah menjalani latihan dan persiapan. Dia berharap pengamanan May Day 2026 dapat berjalan aman, damai, dan tertib.
“Mari kita laksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat pengabdian. Semoga kehadiran kita benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat,” ucapnya.