MAGELANG, iNews.id - Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu mengungkapkan alasan kepala daerah dari kader PDIP menunda keikutsertaan dalam kegiatan retreat di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. Alasan utamanya, karena ada ketidakadilan hukum.
Masinton enggan menjelaskan secara gamblang bentuk ketidakadilan hukum tersebut. Dia juga enggan menyebut apakah penundaan ini terkait penahanan Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu.
"Alasan penundaannya apa? Ya sudah jelas ya karena ada ketidakadilan hukum. Jadi kita memperjuangkan agar keadilan substantif itu benar-benar hadir di republik ini," ujar Masinton di salah satu kafe Kota Magelang, Sabtu (22/2/2025).
Menurutnya, ketidakadilan hukum yang sedang diperjuangkan ini berlaku secara umum. Pada dasarnya, kata dia hukum bisa menjerat siapapun warga negara Indonesia.
Meski begitu, dalam konteks ini dia menilai masyarakat sudah bisa membaca tujuan dari instruksi Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.