AS mengaku tak memberikan persetujuan kepada E untuk menyebarkan percakapan mereka berdua. Chat itu disebutnya sebagai percakapan pribadi dan bukan sebagai konsumsi publik.
“Isi chat tersebut di screenshoot dan kemudian di sebar oleh Saudari E tanpa ada persetujuan dari saya dan tanpa sepengetahuan saya,” ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang dengan nama akun Mas Black memasang status foto petugas medis menganakan APD lengkap dengan tagar #IndonesiaTerserah!!! #Kamimenyerah. Dalam unggahan di Whatsapp itu, AS memberikan caption bertuliskan: "Emang Lu ngapain? Mijitin pasien corona? Belagak jadi Garda terdepan tapi ga ada kontribusiNya kok tiba2 bilang menyerah."
Postingan status itu kemudian memantik tanggapan rekannya. Termasuk mengingatkan pernyataan itu bakal menimbulkan polemik jika ada yang tak terima dengan status tersebut. Namun, Mas Black pantang surut dan memberikan komentar lebih pedas.
“Ga terima Ya ngaju Ngeneh.”
"Nyong ak siap jadi Kelinci percobaan. Silahkan Suntik virus corona Stadium 4. Klo ak bsa bertahan dan hidup, semua Jajaran Medis dan pemerintahan yg menghambat dan bikin kebijakan2 yg memberatkan dan menggiring opini masyarakat utk takut corona Utk mundur dari jabatanNya," tulis AS.