Malu Rumahnya Dilabeli Miskin, Ratusan Warga Tegal Mundur dari Penerima Bansos

Yunibar
Petugas TKSK melabeli rumah warga penerima bantuan sosial PKH dan BPNT dengan cat semprot di Desa Balaradin, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal. (Foto: iNews.id/Yunibar)

SLAWI, iNews.id - Ratusan warga Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah mengundurkan diri sebagai penerima bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Mereka bahkan menolak rumahnya dipasangi label miskin dengan cat semprot oleh petugas dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Kedatangan petugas TKSK ini awalnya hendak melakukan verifikasi dengan mendatangi rumah-rumah warga penerima bansos.

Sikap warga itu karena mereka malu jika dinding rumah mereka diberi label miskin, sehingga memilih mengundurkan diri sebagai penerima bantsos. Petugas pun akhirnya meminta warga membuat surat pernyataan pengunduran diri.

Bantuan dana yang akan dicairkan pada tahun ini adalah bantuan dari program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan nontunai (BPNT). Penempelan tanda miskin pada dinding dilakukan setelah petugas melakukan verifikasi dengan mendatangi langsung rumah-rumah penerima bantuan.

Jika dinilai layak mendapatkan bantuan, petugas pun memberikan label miskin di dinding rumah dengan menggunakan cat semprot. Tujuannya, agar warga yang menerima bantuan PKH dan BPNT tersebut memang benar-benar layak dan tidak salah sasaran.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kelelahan Menunggu Lama, Ibu di Cilegon Pingsan saat Antre Bansos

57 tahun lalu

Mahasiswi Bunuh Bayi di Kamar Kos Tegal Ditangkap, Polisi Buru Sang Pacar

57 tahun lalu

Tiba di Tegal, Jenazah Korban Ke-18 Kecelakaan Bus ALS di Sumsel Disambut Isak Tangis

57 tahun lalu

Pembobol Minimarket di Pemalang Ditangkap di Tegal, Diduga Beraksi di 8 Lokasi

57 tahun lalu

Kronologi Mayat Bayi Ditemukan Membusuk dalam Lemari Kamar Kos di Tegal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal