“Saya baru nyangkul tanah untuk buat saluran. Baru sekitar 50 cm, cangkul kena batu dan pas digali lagi ternyata ada batu nisan,” katanya, Senin (8/7/2019).
Perangkat Desa Kumpulrejo, Cumaidi mengatakan, laporan Catur ke pihak desa langsung diteruskan ke Pemerintah Kabupaten Kendal. Oleh instansi terskait, kemudian meminta arkeolog untuk memeriksa makam kuno tersebut.
Chumaidi juga menggali informasi warga sekitar terkait penemuan makam tersebut. Menurut dia, di makam kuno tersebut terdapat tulisan berhuruf Arab dan angka dua Romawi.