SEMARANG, iNews.id - Perbaikan Jembatan Sungai Tuntang di Desa Kalikondang, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak, Jawa Tengah dinilai tak dipersiapkan dengan matang. Imbasnya, perbaikan jembatan yang berada di jalur Pantura tersebut memicu kemacetan di mana-mana.
Anggota Komisi D DPRD Jawa Tengah, Ida Nursa’adah mengatakan, sebelum dilakukan perbaikan, semestinya disiapkan jembatan darurat untuk kelancaran arus lalu lintas.
“Karena selama ini di luar harus melintas jalur alternatif, tidak ada jembatan yang layak untuk menampung arus lalu-lintas yang sedemikian padat dan penuh kendaraan berat di jalur pantura,” katanya, Selasa (11/9/2018).
Politisi PKB ini menambahkan, selama ini langkah yang diambil adalah mengalihkan arus lalu-lintas ke jalur alternatif. Salah satunya melintas di Jalur Dempet-Gubug-Semarang. “Tapi jalur ini akhirnya juga menjadi macet, karena jalan tidak cukup lebar, sementara jumlah kendaraan meningkat,” tutur perempuan yang akrab disapa Ida NS ini.
Apalagi, lanjut dia, jika ada kendaraan-kendaraan besar yang ikut melintas di jalur alternatif ini. “Karena di jalur alternatif ini juga banyak tempat-tempat industri yang cukup besar, yakni sepanjang jalur Gubug hingga Mranggen,” katanya.