Macet Horor di Pantura Semarang-Demak Imbas Banjir Rob Mulai Terurai

iNews Network
kemacetan parah akibat banjir rob di jalur Pantura Semarang-Demak mulai terurai. (Foto: iNews)

SEMARANG, iNews.idKemacetan horor di jalur Pantura Semarang-Demak yang berlangsung selama tiga hari perlahan mulai terurai. Kendaraan yang sebelumnya sama sekali tidak bisa bergerak, kini sudah bisa melaju meski masih dalam kondisi padat merayap di beberapa titik.

Terurainya kemacetan ini berkat intervensi intensif dari Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah dan pihak Kepolisian, yang langsung terjun ke lapangan untuk mengatur lalu lintas dan mengarahkan pengendara ke jalur alternatif.

Kepala Dishub Provinsi Jawa Tengah, Arief Djatmiko, bersama petugas gabungan, turun langsung meninjau sejumlah titik kemacetan terparah. Titik-titik tersebut membentang dari Jalan Raya Kaligawe, depan RSI Sultan Agung, dan pertigaan Genuk di Kota Semarang, hingga ke wilayah Sayung (depan Pabrik Polytron) dan Pasar Buyaran di Kabupaten Demak.

"Kami melakukan pantauan secara intensif selama dua hari ini. Kemacetan terjadi akibat hujan dan banjir dari Jembatan Kaligawe sampai Pasar Buyaran Demak," kata Arief dilansir dari semarang.inews.id, Jumat (24/10/2025).

Arief mengonfirmasi bahwa meskipun masih terjadi penumpukan kendaraan di beberapa lokasi, situasi sudah jauh lebih baik dibandingkan hari sebelumnya. Upaya ini dilakukan berdasarkan instruksi langsung dari Gubernur Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin Maimoen agar seluruh dinas segera menangani musibah banjir.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kisah Pilu Sopir Truk Terjebak Banjir di Pantura Semarang, Uang Makan Habis

57 tahun lalu

Dampak Banjir Pantura Semarang, Lansia Dievakuasi hingga Sekolah Diliburkan

57 tahun lalu

Jalur Pantura Cirebon Macet Horor 3 Km Imbas One Way Tol Cipali

57 tahun lalu

Puncak Arus Balik Lebaran, Ribuan Kendaraan Terjebak Macet 10 Km di Tol Pejagan

57 tahun lalu

Banjir Rob Tak Kunjung Diatasi, Warga Eretan Indramayu Blokade Jalur Pantura

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal