Foto Paku Buwono XII yang telah dibingkai dan dihiasi bunga, ditaruh tepat di depan ubo rampe yang tersusun rapi di atas meja. Ubo Rampe berisi nasi gurih, ingkung ayam, gedang ayu, suruh ayu sego golong, ada ketan, kolak apem, bubur merah putih, dan lainnya.
Nantinya, ubo rampe itu akan dibagikan pada semua yang hadir, termasuk pada putra putri Paku Buwono XII, usai didoakan. Setelah semua selesai dipersiapkan, mereka membacakan tahlil untuk mendoakan PB XII yang wafat pada Juni 2004.
Dipimpin ulama keraton, bersama-sama melantunkan ayat suci Alquran doa-doa, dzikir, dan salawat yang dipimpin ulama Keraton Solo.
“Ini merupakan peringatan 15 tahun wafatnya PB XII,” kata Ketua LDA Keraton Solo, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Wandansari.
Putri raja yang akrab di sapa Gusti Moeng ini menyebut, kegiatan merupakan acara tradisi yang diselenggarakan dengan tetap menjunjung tinggi paugeran keraton.