"Dalam banyak kasus itu seperti dukun atau paranormal. Jadi setelah melakukan ritual tersebut tidak akan terjadi lagi musibah di waktu itu" ucapnya.
Dia menjelaskan, dengan adanya sains warga seharusnya dapat menerima sesuatu dengan logika karena sulitnya pembuktian berbentuk wujud, masyarakat tetap memegang erat kepercayaan.
"Nah tetapi dilain hal itu sering kali terjadi, jadi sesuatu hal yang belum kita buktikan secara sains akan sangat sulit diterima," katanya.
Meski berbenturan dengan ilmu sains, kata dia para peneliti harus dapat memberikan pembuktian dari fenomena tersebut. "Dari pandangan sains ritual tersebut bukan berarti tidak diterima tapi memang perlu dicari agar dapat menemukan pembuktiannya," ucapnya.
Menurutnya, animisme yang terus tertuang dari masyarakat serta sains yang terus berkembang di peradaban memiliki peran layaknya pembatas dalam ilmu pengetahuan.