"Begini, untuk soal tol (Jalan Tol Trans Jawa), secara keseluruhan sudah siap ya karena sudah nyambung. Yang perlu kita antisipasi adalah pemudik yang kepingin mencoba tol (saat mudik). Siapkan batinmu, siapkan mentalmu, pulsanya harus ada, bensinnya cukup, siapkan makanan, obat-obatan. Dan kalau macet, siapkan cerita lucu, jangan cerita menyeramkan. Langsung share biar kita bisa bantu," ujarnya.
Untuk kebutuhan pokok, lanjut Ganjar, stok gas elpiji ditambah 26 persen, listrik dan BBM jenis premium 50 persen, pertalite 17 persen, pertamax 60 persen, pertamax turbo 40 persen juga ditambah 17 kios pertamax, satu pertashop, tiga SPBU modular dan tiga SPBU reguler di jalan tol, bahkan Bank Indonesia juga sudah menyiapkan uang baru Rp24 triliun atau meningkat 7,8 persen.
Rapat koordinasi lintas sektoral itu dihadiri Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, Kepala Kejaksaan Tinggi Jateng Sadiman, Wakil Kepala Pengadilan Tinggi Jateng Hesmu Purwanto, Wakil Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu, para kepala BUMD serta BUMN, instansi lintas sektoral dan para Kapolres se-Jateng.