Lagi, Oknum Polisi di Purworejo Diduga Selingkuh dengan Bidan PNS

Eka Setiawan
Suami dari bidan yang diduga berselingkuh dengan anggota Polri yang berdinas di Polsek Purwodadi, Purworejo. (tangkapan layar)

PURWOREJO, iNews.id  – Kasus dugaan perselingkuhan melibatkan anggota Polri kembali mencuat. Setelah sebelumnya antara Bhabinkamtibmas Polsek Loano Aipda Azis Lutfi dengan istri anggota TNI, kini mencuat antara bidan diduga dengan anggota Polsek Purwodadi, Polres Purworejo

Kasus ini mencuat setelah beredar video dari seorang pria, mengenakan baju putih ada name tag bertuliskan Dody. Pada video berdurasi 1 menit 57 detik itu, dia bercerita istrinya yang seorang bidan PNS telah berselingkuh dengan anggota Polri yang berdinas di Polsek Purwodadi.

Dia menyebutkan telah melaporkan kasus ini ke Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Purworejo. Dia ingin perkara ini segera tuntas dan anggota Polri tersebut dihukum sesuai dengan perbuatannya. Dia meminta Kapolri dan Kapolda Jawa Tengah untuk bisa memberikan rasa keadilan baginya.

Berikut isi surat terbuka yang dibacakan:
Bismillahirahmanirrahim
Assalamualaikum warahmatulllah wabarakatuh
Banyak kasus yang melibatkan aparat kepolisian terungkap jelas baik di surat kabar maupun media sosial.
Akhir pekan juga terungkap kejadian perselingkuhan yang tertangkap tangannya, antara oknum polisi dengan istri TNI.
Demikian halnya saya Dodi, tinggal di Purworejo juga ingin mencari keadilan yang seadil-adilnya. Dan mohon agar kasus yang saya alami tidak lagi terjadi dan menimpa masyarakat yang lain.
Kasus saya adalah kasus perselingkuhan atau perzinahan. Istri saya adalah seorang bidan PNS pada Puskesmas Bragolan, (Kecamatan) Purwodadi, (Kabupaten) Purworejo, melakukan perzinahan dengan seorang oknum polisi yang juga bertugas di Purworejo.

Saya sudah proses dan laporkan sampai pada Propam dan sudah dilakukan upaya mediasi. Saya sebagai seorang suami sudah tidak bisa mentolelir perbuatan istri saya dan oknum polisi tersebut dan saat ini kami sedang menuju pada proses perceraian.
Kami sekeluarga dan masyarakat biasa sangat berharap oknum polisi tersebut mendapatkan hukuman yang maksimal karena perbuatannya.
Polisi yang seharusnya melindungi, melayani dan mengayomi masyarakat serta menegakkan hukum ternyata malah sebaliknya melakukan perbuatan yang sangat tercela dan merusak institusi kepolisian.
Karena kasus saya sampai saat ini tidak ada perkembangan maka saya berharap melalui surat terbuka ini memohon penyelesaian kasus saya ini dengan seadil-adilnya. Karena oknum polisi tersebut sudah merusak rumah tangga saya.
Kepada yang terhormat Bapak Kapolda Jateng, Bapak Kapolri, mohon agar kasus kami mendapatkan perhatian dan pelaku dijatuhi hukuman yang seberat-beratnya. Karena kami hanya mempunyai bukti berupa rekaman suara dan chattingan istri, antara oknum polisi tersebut dengan istri saya.
Terimakasih
Wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

7 Polisi di Asmat Disidang Disiplin, Disanksi Patsus hingga Tertunda Naik Pangkat

57 tahun lalu

Kadus di Banjarnegara Masuk Rumah Bidan Lewat Jendela, Digeruduk Warga Tuntut Dipecat

57 tahun lalu

Tegas! Polres Mamberamo Tengah Pecat Briptu Edwin

57 tahun lalu

Tak Terima Dipecat, 3 Anggota Polda Kepri Penganiaya Bripda Natanael Ajukan Banding

57 tahun lalu

Kronologi Perkelahian Disertai Ancaman Senpi di Medan, Berawal Cekcok di Jalan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal