Nikmat sehat, penglihatan, pendengaran, dan sebagainya, seringkali kita anggap remeh. Padahal, banyak orang di luar sana yang mendambakan nikmat tersebut.
Ada yang terbaring sakit di rumah sakit, berjuang melawan penyakit yang dideritanya. Ada yang terlahir tuna netra, tuna rungu, atau tuna wicara, sehingga tidak dapat menikmati indahnya dunia seperti kita.
Oleh karena itu, marilah kita syukuri setiap nafas yang kita hirup. Jangan sia-siakan waktu yang berharga ini dengan perbuatan yang tidak bermanfaat. Gunakanlah waktu kita untuk beribadah kepada Allah, berbuat baik kepada sesama, dan menebar manfaat bagi orang lain.
"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 216)
Hidup di dunia ini tidak selalu indah. Ada kala kita diuji dengan kesulitan, kegagalan, dan musibah. Kita mungkin kehilangan orang yang kita cintai, harta benda, atau pekerjaan. Kita mungkin juga mengalami sakit penyakit yang menyakitkan.
Namun, sebagai orang beriman, kita harus yakin bahwa di balik setiap ujian ada hikmah dan pelajaran berharga yang dapat kita ambil. Allah SWT tidak akan menguji hamba-Nya melebihi kemampuannya.