Terkait pemanfaatan tanah tersebut, KSAD menjelaskan tidak hanya akan digunakan untuk kepentingan TNI AD, namun warga setempat juga masih bisa menggunakannya.
“Ini suatu pemikiran yang luas, tidak sektoral, kami mikirin semuanya yang penting semuanya winners, win-win solution, semua pemenang,” ujar mantan Pangkostrad ini.
KSAD menegaskan semangat TNI dalam hal ini memberikan kontribusi kepada semua pihak baik pemerintah Kabupaten, pemerintah provinsi maupun pusat. Sehingga setiap jengkal tanah ini bisa memiliki nilai tambah untuk semua pihak.
“Salah satu kontribusi kita kepada pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat adalah bagaimana membuat setiap petak, setiap meter persegi tanah di Jawa Tengah dalam hal ini di Ambal, di Mirit, di Bulus Pesantren itu benar-benar punya nilai tambah untuk semuanya," ucapnya.