Kronologi 4 Anak di Boyolali Disekap dan Dirantai Guru Ngaji, Berawal Pencurian Kotak Amal

Vitriana D
Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Joko Purwadi sata konferensi pers kasus penyekapan empat anak oleh guru ngaji. (Foto: iNews)

BOYOLALI, iNews.id – Polisi menangkap guru ngaji berinisial SP (65) terkait kasus penyekapan empat anak kakak adik di dalam rumah Desa Mojo, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali

Keempat anak masing-masing berinisial SAW (14), IAR (11), MAF (11) dan VMR (6). SAW dan IAR merupakan kakak adik warga Kabupaten Semarang. Sedangkan MAF dan VMR juga kakak adik dari Kabupaten Batang. 

Keempat anak tersebut dikurung dan dirantai kakinya di rumah guru ngaji berinisial SP (65). Bahkan, keempat korban juga tidak diberi makan.

Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Joko Purwadi mengatakan, terungkapnya kasus tersebut bermula saat warga sekitar mengamankan salah satu korban, MAF. Saat itu, MAF tepergok mengambil kotak amal masjid Desa Mojo, Andong.

"Saat ditanya, si anak mengatakan bahwa ia mengambil uang di kotak amal untuk makan. Warga prihatin dan mengantarkan anak itu ke rumahnya," katanya Senin (14/7/2025).

Saat warga menuju rumah yang dimaksud, ternyata masih ada tiga anak lainnya dan kakinya dirantai dengan rantai besi. Kemudian warga memanggil perangkat desa dan menanyakan terkait kondisi tersebut.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

4 Anak di Boyolali Disekap dan Dirantai Guru Ngaji, Polisi Turun Tangan

57 tahun lalu

Gadis asal Bontang Disekap dan Diperkosa di Samarinda, 4 Pelaku Ditangkap

57 tahun lalu

Gara-gara Utang, Wanita di Cilegon Disekap dan Dibunuh Teman Arisan

57 tahun lalu

Guru Ngaji di Klaten Cabuli 2 Putri Kandung Sekaligus, Terungkap dari Diary Korban

57 tahun lalu

Tragis! Kakak Adik Tertimpa Tembok Ruko Ambruk di Magetan, 1 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal