Kreatif! Pemuda di Purbalingga Ubah Batang Pepaya jadi Pakan Kambing Berkualitas

iNews TV
Peternak kambing di Kabupaten Purbalingga sukses membuat inovasi batang pohon pepaya yang difermentasi menjadi pakan ternak berkualitas. (Foto: iNews)

PURBALINGGA, iNews.id – Inovasi pakan ternak alternatif berhasil membawa seorang pemuda di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, menuju gerbang kesuksesan. Dengan memanfaatkan tanaman yang banyak tumbuh liar di sekitar rumahnya, pemuda kreatif ini sukses mengubah batang pohon pepaya menjadi pakan fermentasi berkualitas tinggi untuk kambing.

Berkat formula khusus tersebut, roda bisnis peternakan kambingnya berkembang sangat pesat. Bermula dari modal awal yang hanya berkisar 14 ekor kambing, kini jumlah populasi ternaknya melonjak drastis hingga mencapai 65 ekor dalam kurun dua tahun.

Strategi pakan melimpah, hemat biaya operasional, dan membuat hewan ternak cepat gemuk menjadi kunci utama kesuksesan peternakan kambing modern yang dikelola di Desa Bumisari, Kecamatan Bojongsari, Purbalingga. 

Sinur mengungkapkan bahwa inovasi ini membawa banyak perubahan signifikan pada manajemen peternakannya. Efisiensi yang didapatkan tidak hanya dari segi biaya, melainkan juga dari produktivitas hewan ternak itu sendiri.

"Selain jadi lebih hemat waktu dan tenaga, pemberian pakan fermentasi dari bahan batang pepaya ini ternyata membuat kambing jadi jauh lebih lahap makan. Sistem pencernaan hewan juga menjadi sangat bagus dan imbasnya bobot tubuh kambing jadi lebih cepat naik," kata Sinur, Senin (25/5/2026).

Proses pembuatannya pun tergolong sederhana namun taktis. Batang pohon pepaya terlebih dahulu melewati tahap pencacahan hingga berukuran kecil. 

Setelah itu, cacahan tersebut dicampur dengan beberapa bahan formula khusus sebelum akhirnya dimasukkan ke dalam wadah drum tertutup rapat untuk menjalani proses fermentasi selama beberapa hari.

Secara teknis, inovasi pakan fermentasi ini terbukti mampu memangkas waktu peternak untuk mencari rumput lapangan (ngarit) hingga 80 persen. Efisiensi waktu tersebut membuat peternak bisa fokus pada perawatan kebersihan kandang dan pengembangan bisnis lainnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Fesitval Sate Tegal, 12.000 Tusuk Sate Kambing Gratis Ludes Diserbu Warga

57 tahun lalu

Ketika Kambing 3 Juta Raib: Streaming Kisah Lucu Mencari Kambing Hitam

57 tahun lalu

Hujan Badai Terjang 21 Desa di Purbalingga, Ratusan Rumah Rusak 1 Pemotor Terluka

57 tahun lalu

Tolak Cari Rumput, Pemuda di Sumbawa NTB Dibakar Ibu Kandung

57 tahun lalu

Mobil SAR Magelang Terbalik usai Pulang Cari Pendaki Hilang di Gunung Slamet

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal