Kreatif, Emak-emak di Semarang Sulap Bunga Sedap Malam jadi Parfum hingga Minyak Telon

Lurisa Lulu
Produk olahan berbahan baku bunga sedap malam yang diproduksi ibu-ibu PKK Desa Doplang, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang. (Lurisa Lulu)

Kegiatan tersebut sebagai program pengabdian kepada masyarakat dan upaya mengembangkan potensi Desa Domplang sebagai penghasil bunga sedap malam terbesar di Kabupaten Semarang.

Tanaman bunga sedap malam di Desa Domplang memiliki luas lahan hingga mencapai 50 hektare, namun hanya dijual dalam bentuk bunga dengan nilai ekonomi rendah.

“Ibu PKK Desa Doplang mendapat pelatihan cara mengolah bunga sedap malam diubah menjadi minyak wangi,hand sanitizer dan minyak telon, dengan sistem penyulingan,” kata Dosen Upgris, Mega Novita.

Dia menjelaskan, cara pengolahan bunga sedap malam yakni dengan menyiapkan alat suling sederhana dari kaleng biskuit, kemudian diisi dengan bunga sedap malam dipilih daun yang bagus.

Kemudian dipanaskan dengan tutup diberi lubang, untuk menyalurkan uap air ke tempat kedua yang telah diberi es batu untuk kemudian disalurkan menghasilkan cairan hasil penyulingan dari sedap malam.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Beli Sajam Corbek via Instagram, Pelajar 16 Tahun di Semarang Ditetapkan sebagai Pelaku Anak

57 tahun lalu

Satu Keluarga Tewas saat Glamping di Temanggung Dimakamkan Berdampingan

57 tahun lalu

Akses Ditutup, Pedagang dan Agen Tiket Terminal Bus Bawen Mogok Jualan

57 tahun lalu

Pemuda Ditemukan Tewas di Rawa Pening Semarang, Kaki Terikat Aki Mobil dan Tabung Gas

57 tahun lalu

Bobol 7 Gereja, Pria asal Boyolali Ditangkap usai Jual Barang Curian di Medsos

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal